PRAJURIT DENHUBREM 142 UJIAN KENAIKAN SABUK BDM YONGMODOO

YKAPOTA : Telah kita ketahui bersama bahwa TNI AD sebagai alat pertahanan negara, yang menjalankan fungsi sebagai penangkal, penindak dan pemulih dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dituntut untuk memiliki profesionalisme keprajuritan, keunggulan moral, mental dan etika profesi serta memiliki kesemaptaan jasmani yang prima dan memiliki keterampilan atau skill yang disebut tanggap, tanggon dan trengginas.

Oleh karena itu, kemampuan BDM Young Moodo menjadi salah satu keterampilan harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AD, khususnya prajurit Denhubrem142 guna mendukung pelaksanaan tugas karena dengan memiliki kemampuan bela diri diharapkan setiap prajurit dapat lebih percaya diri.

Selain memberi banyak manfaat bagi ketahanan fisik para prajurit, juga memberi manfaat lebih bagi masing masing individu.secara tidak langsung dapat membentuk kepribadian dan pola pikir yang sehat dan sistematis.

Dihimbau kepada seluruh prajurit Denhubrem 142  yang sudah menguasai bela diri terus menggali dan mengkaji sehingga kedepan bertambah baik menguasai bela diri ini agar tidak disalah gunakan, karena bela diri ini untuk menambah rasa percaya diri. Dalam ujian kanaikan sabuk BDM Yong Modoo dari sabuk putih ke kuning sebanyak 47 orang bertindak sekaligus pelatih adalah Serma Abdul Gaffar dan Serda Lukman anggota Denhubrem 142 yang telah mengikuti latihan kader di Yonif 721/Mks penyandang sabuk hitam BDM Yong modoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s